8 Ciri Guru Yang Bertanggung Jawab Terhadap Tugasnya

8 Ciri Guru Yang Bertanggung Jawab Terhadap Tugasnya

BlogPendidikan.net – Seorang pendidik bukan hanya bertanggung jawab menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Ia juga harus berusaha dengan penuh tanggung jawab untuk turut membentuk kepribadian siswa agar menjadi lebih baik. Imam Ghazali memberikan beberapa kriteria khusus untuk bisa menjadi seorang guru yang bertanggung jawab.


Berikut 8 Ciri Guru Yang Bertanggung Jawab Terhadap Tugasnya

1. Penuh Kasih Sayang

Dengan sifat ini, seorang guru dapat menumbuhkan rasa percaya diri kepada siswa. Dengan kasih sayang dan rasa percaya diri yang tinggi, akan tercipta situasi kelas yang kondusif, sehingga siswa akan semakin giat dan rajin belajar.

2. Tidak Terganggu oleh Persoalan Upah

Mari kita renungkan kembali pendapat Imam Ghazali yang mengatakan bahwa mengajarkan ilmu itu pada dasarnya merupakan kewajiban agama bagi setiap orang yang memiliki ilmu pengetahuan. Karena itu tidaklah pantas bagi seorang guru jika harus menuntut upah atas jerih payah mengajarnya. 

3. Menyesuaikan Pelajaran

Seorang guru yang bertanggung jawab tidak akan membiarkan para siswanya mempelajari materi pelajaran yang lain sebelum mereka menguasai pelajaran yang diajarkan sebelumnya. Guru juga harus mengajarkan kepada siswa bahwa kegiatan belajar itu memiliki tujuan yang luas dan dalam.

4. Penuh Simpatik

Pada saat mengajar, seorang guru hendaknya menggunakan cara yang simpatik, halus, dan menghindari penggunaan kekerasan, cacian, dan makian.

5. Toleransi

Guru harus bersikap toleran dan mau menghargai kelebihan atau keahlian orang lain, baik guru mata pelajaran yang lain maupun profesi yang lain.

6. Pengertian

Kita harus membatasi diri dalam mengajar dengan cara melakukan penyesuaian antara penyampaian kita dengan batas kemampuan pemahaman siswa.

7. Memahami Perbedaan

Seorang guru yang bertanggung jawab adalah mereka yang memahami perbedaan tingkat kemampuan dan kecerdasan dari siswa-siswanya.

8. Kuat Memegang Prinsip

Melanggar prinsip yang telah ditetapkan sendiri hanya akan membuat guru kehilangan wibawa di depan para siswa. Bukan tidak mungkin , siswa menjadi kurang respek, sehingga guru kehilangan kemampuan dalam mengatur siswa-siswanya. 

Namun, guru harus bersikap bijaksana apabila prinsip yang dipegang selama ini kurang benar. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa siswa bisa lebih pintar dari seorang guru.