CEO Tesla Cabul? Ini Kata Elon Musk Terkait Pelecehan Pramugari

 CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, membantah tuduhan kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan dirinya terhadap seorang pramugari di pesawat jet pribadi miliknya.

Dikutip dari Insider, tuduhan tersebut diungkap oleh seorang sumber yang mengaku merupakan teman dari sang pramugari, merujuk pada kejadian tahun 2016 lalu dalam penerbangan Elon Musk ke London menggunakan jet pribadi SpaceX.

Dikatakannya, ketika itu Elon Musk mengelus-elus kaki sang pramugari tanpa seizin yang bersangkutan dan menawarkan imbalan jika pramugari tersebut bersedia memijat dirinya di pesawat.

Elon Musk pun menantang sang pembuat narasi tersebut untuk membuktikannya secara detail, karena dirinya tidak merasa melakukan pelecehan seksual terhadap sang pramugari.

“Saya menantang pembohong yang mengklaim bahwa teman mereka melihat saya, coba deskripsikan apa pun, luka, atau tato saya yang tidak publik tahu. Saya kira dia tidak akan bisa melakukannya. Karena hal itu tidak pernah terjadi,” kata Elon Musk lewat unggahan di akun Twitter pribadinya baru-baru ini.

https://twitter.com/elonmusk/status/1527505449905528846?s=20&t=EJ4Y3nOcwAtyKNkpuv5BYQ

Baca juga: CEO Tesla Elon Musk Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Pramugari

Sebelumnya, dikatakan bahwa sang pramugari tersebut sudah mencoba melaporkan pelecehan seksual ini, tetapi pihak SpaceX malah memberinya uang ‘tutup mulut’ senilai Rp 3,6 miliar untuk menyelesaikan masalah itu sebelum berlanjut ke persidangan.

Sang pramugari pun diminta untuk berjanji tidak menuntut. Tapi karena teman dari sang pramugari tidak pernah melakukan perjanjian, ia merasa berkewajiban untuk menceritakannya.

Elon Musk sendiri tampaknya tidak mau terlalu ambil pusing mengenai tuduhan pelecehan pertamanya tersebut.

“Jika aku suka melakukan pelecehan seksual, ini mungkin bukan untuk pertama kalinya terungkap dalam 30 tahunku berkarier,” cuit Elon Musk yang menduga ada motif politik di balik tuduhan ini.

(dwk)