Demi Meningkatkan Angka Kelahiran, Elon Musk Tambah Tunjangan Anak Karyawan

Sumber: THEO WARGO/GETTY IMAGES FOR TIME

Teknologi.id – Setelah mengumumkan rencananya untuk membatalkan pembelian​​ Twitter, orang terkaya di dunia ini kembali menjadi perbincangan. Elon Musk berencana untuk menaikan tunjangan anak untuk para karyawannya. 

Elon Musk beralasan bahwa dia cukup cemas dengan adanya penurunan angka kelahiran yang akan menyebabkan “krisis kekurangan populasi” yang dia anggap sebagai “bahaya terbesar yang dihadapi peradaban manusia saat ini.”

Pada akun Twitternya, Musk menjawab pertanyaan salah satu pengikutnya mengenai pendapatnya mengenai orang-orang yang tidak ingin memiliki anak karena keterbatasan ekonomi. 

https://twitter.com/elonmusk/status/1545428479830659073

“Anak-anak merupakan sesuatu yang sangat berharga jika memungkinkan, Saya berencana untuk meningkatkan tunjangan pengasuhan anak di perusahaan saya secara signifikan” kata Musk, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (12/7).

“Mudah-mudahan, perusahaan lain melakukan hal yang sama,” lanjutnya pada cuitan yang sama. 

Musk sendiri merupakan pribadi yang memiliki banyak anak. Saat ini Musk telah memiliki sembilan anak dari tiga perempuan yang berbeda. Cuitan ini juga muncul setelah Musk mengumumkan bahwa dia telah memiliki anak kembar dari salah satu karyawannya, Shivon Zilis, yang merupakan Eksekutif Neurolink. 

Dilansir dari Insider, saat ini Tesla telahi memberikan cuti keluarga hingga 16 pekan, dan tunjangan hingga US$40 ribu untuk program hamil atau penyuburan kandungan. Sedangkan Neuralink bahkan menawarkan cuti untuk orang tua. 

JIka kebijakan ini benar-benar terimplementasikan, maka karyawan Tesla, SpaceX, Neuralink, dan Boring Company yang telah dan akan memiliki anak akan mendapatkan tunjangan tambahan meskipun belum dijelaskan secara mendetail mengenai tunjangan tersebut. 

Demi meningkatkan angka kelahiran yang menjadi hal yang dia khawatirkan, ternyata Musk juga akan memberikan sumbangan secara langsung melalui Musk Foundation. 

“Lalu, Musk Foundation berencana untuk menyumbang langsung ke keluarga. Mudah-mudahan, rincian akan diumumkan bulan depan,” jelas Musk. 

Akan tetapi, seperti biasa, cuitan Elon Musk menuai kontroversi. Terutama untuk orang-orang yang tidak sependapat mengenai cara mengatasi “krisis populasi global” adalah dengan meningkatkan angka kelahiran.

(kssa)