Mengupayakan Perdagangan Burung Kicau Berkelanjutan

Memelihara burung kicau merupakan aktivitas yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Kegiatan ini juga didukung oleh kondisi alam Indonesia sebagai negara tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati. Hampir di setiap rumah dapat dengan mudah kita jumpai berbagai jenis burung kicau peliharaan yang sangat menarik seperti lovebird, kenari, kacer, dan murai batu. Mulai dari sekadar hobi, budaya, hingga sumber mata pencaharian, aktivitas ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Tentunya, hal ini harus diikuti dengan kebijakan perdagangan yang baik. Jangan sampai minat terhadap burung kicau yang tinggi mengancam kelestariannya. Kita harus menjaga kelestarian burung kicau demi keseimbangan ekosistem dan masa depan sebagai bagian dari anugerah alam yang dititipkan kepada kita.

Di episode terbaru Bincang Hutan bersama Ivanna Febrissa, Conservation Engagement Officer Burung Indonesia, dan Beni Okarda, Peneliti CIFOR-ICRAF, yuk cari tahu beragam jenis burung kicau dan dinamika perdagangannya di Indonesia.

The post Rethinking multi-stakeholder forums for marginalized groups appeared first on CIFOR Forests News.

See the rest of the story at mysite.com

Related:
Can adaptive and reflexive learning support more resilient multi-stakeholder forums?
Balancing livelihoods, conservation and biodiversity through landscape approaches evaluated at GLF Climate
Shaping a future that ensures women are at the center of the Ghana shea trade