Seorang Bocah di Ciamis Tewas karena HP Meledak, Berikut Penyebab Ponsel Meledak

Seorang bocah bernama Ikmal yang berusia 9 tahun tewas diduga akibat ledakan ponsel yang terjadi saat sedang mengisi daya. Kejadian naas tersebut terjadi di Dusun Bojong Jaya, Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (3/08). 

Jenazah Ikmal ditemukan oleh ibunya dalam kondisi menelungkup dengan ponsel di dadanya. Berdasarkan hasil forensik, pada tubuh Ikmal terdapat luka bakar seukuran ponsel di dada dan luka bakar lainnya di leher sebelah kanan. 

Lantas, apakah yang membuat ponsel dapat meledak saat melakukan isi daya?

Pengamat teknologi Alfons Tanujaya menjelaskan bagaimana penyebab ponsel meledak atau terbakar saat diisi daya. 

Dijelaskan bahwa saat mengisi daya, ponsel akan mengalami perpindahan energi yang cukup besar sehingga dapat membuat ponsel menjadi panas. Hal tersebut diperparah dengan penggunaan ponsel dan melakukan isi daya pada waktu yang bersamaan sehingga dapat menghasilkan panas berlebih. 

“Jangan pernah pakai ponsel saat di-charge karena saat di-charge tengah terjadi pengisian arus, terjadi aliran listrik, dan ketika ini terjadi, kemungkinan untuk adanya kesalahan sangat besar,” kata Alfons.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan ponsel saja telah menghasilkan panas apalagi jika dibarengi dengan pengisian daya akan berpotensi timbulnya panas berlebih bahkan konsleting.

Adapun penjelasan lain mengenai hal ini disampaikan oleh  Lucky Sebastian selaku peminat gadget pada komunitas Gadtorade yang mengatakan bahwa penyebab  meledaknya ponsel dapat disebabkan oleh perbedaan suhu yang bisa menekan baterai dan pemasangan komponen yang tidak sempurna.

“Ini bisa dari faktor luar seperti tertekan pada saat dibawa atau panas berlebih. Makanya tidak disarankan menaruh hp di dasbor mobil tertutup dan dijemur, ini juga bisa (menyebabkan baterai) terbakar,” ujar

Di era digital ini produsen ponsel juga dituntut untuk membuat ponsel pintar dengan kapasitas baterai yang besar akan tetapi dengan bentuk yang ramping. Hal ini menyebabkan dekatnya jarak antara baterai dan layar ponsel. Sehingga penyaluran panas dan konsleting sangat rentan terjadi. 

Oleh karena itu, bermain ponsel saat sedang mengisi daya sangat tidak disarankan. Selain membuat baterai menggelembung, kebiasaan ini akan berdampak buruk pada keselamatan jiwa yang disebabkan oleh kebocoran arus atau tercipta temperatur berlebih yang bisa memicu ledakan.

(kssa)