Siswa SMA Ini Raih Medali Emas di Olimpiade Blockchain Internasional

Foto: Penjuru.id

Teknologi.id – Collin Junus, seorang siswa SMA asal Jakarta Intercultural School (JIS) berhasil meraih posisi pertama dengan peraihan medali emas di 5h International Blockchain Olympiad 2022. 

Pelajar yang sedang menduduki bangku kelas 12 ini membanggakan Indonesia atas prestasinya di kancah internasional lewat kompetisi blockchain kategori SDG 2 dalam IBCOL (5h International Blockchain Olympiad) 2022.

Bukan pertama kali, keikutsertaan Junus dalam IBCOL merupakan kali ke-2 setelah tahun lalu juga masuk ke final hingga memenangkan penghargaan merit. 

“Saya merasa diberkati untuk menerima medali emas di IBCOL terakhir saya. Tahun lalu, kami berhasil mencapai final. Tahun ini, kerja keras kami akhirnya terbayar. Saya berharap penghargaan ini dapat menginspirasi mahasiswa Indonesia lainnya untuk memaksimalkan ambisi dan inovasi mereka,” ucap Junus seperti yang dikutip dari Detik, Sabtu (29/10). 

Baca juga: Mengenal Teknologi Blockchain Dalam NFT

IBCOL 2021 sendiri diikuti oleh Junus untuk mewakilkan Indonesia dalam kompetisi blockchain tingkat internasional tersebut. Babak final IBCOL 2021 diadakan di Dhaka, Bangladesh pada 8-10 Oktober 2021. Junus sendiri memenangkan kompetisi tersebut dan menerima penghargaan merit. 

Kemudian pada tahun ini, IBCOL 2022 tidak diadakan secara offline melainkan online atau virtual. Kompetisi berlangsung mulai dari 24 hingga 27 Oktober, dan diikuti hingga 15 negara dari seluruh dunia. 

Kompetisi tahun ini mengharuskan Junus melakukan penelitian selama satu tahun untuk mengimplementasikan proyek pertanian blockchain bertajuk “NASI Token” yang diadakan di dua wilayah, yakni Bali dan Cianjur.

Dari total 17 penerima SDG Awards, Junus menjadi salah satunya dan merupakan orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan tersebut. 

(ai)