Teknologi.id Hadiri NFT NYC 2022 di New York

Teknologi.id – Dalam 3 hari ini acara NFT NYC telah berlangsung di New York. Adapun untuk agendanya sendiri pada acara ini dilakukan sebuah konferensi di Palladium Time Square, yang mana diharapkan dengan dilaksanakannya event ini akan menarik minat para investor baru dan membantu menaikkan nilai dari NFT kembali.

Baca Juga : Jalur Tol Internet Terbaru Asal Amerika Sampai di Indonesia!

Dalam acara ini Teknologi.id turut mengikuti event yang berlangsung selama tiga hari tersebut dan telah melakukan liputan disana. NFT NYC ini merupakan investor serta kolektor nft yang didukung langsung oleh Polygon Studio dan juga Moonpay.

Apa itu Event NFT NYC? 

Acara ini merupakan acara dari industri NFT yang sudah dilaksanakan selama 4 tahun terakhir mulai dari tahun 2019. Acara ini berpusat pada sebuah konferensi nft terbesar di dunia yang diadakan bertempat di Palladium Time Square.

Adapun agenda acaranya sendiri meliputi sebuah presentasi produk terbaru dari seniman NFT yaitu Doodles NFT, selain itu pihak mereka juga melakukan after party pada acara NFT NYC ini.

Untuk pembicara lain pada acara ini ada juga dari pihak 0age, yaitu seorang kepala protokol di pasar NFT terbesar pada platform OpenSea. Tidak hanya itu pembicara lain yang hadir pada acara ini diantaranya adalah salah satu pendiri pasar Radibel Alexander Sainikov, CEO Nanden Alex Svanevix, Product Designer Coinbase NFT Alexander Mayes, Amy Wu, dan masih banyak lagi.

Akankah Nilai NFT Kembali Naik?

Saat ini banyak NFT blue chip yang telah terkoreksi dalam harga pasar setelah sebelumnya memuncak di awal bulan Mei 2022 kemarin. Contohnya seperti NFT Bored Ape Yacht Club yang harganya mencapai 150 eth, Kemudian ada Doodle yang mencapai harga maksimum sebesar 24 eth pada tanggal 3 Mei, dan pada bulan Juni sekarang di hari pertama NFT NYC sudah memiliki nilai yang cukup besar yaitu 92 eth dan 13 eth.

Meskipun pada tanggal 12 Mei kemarin pasar kripto diguncang oleh Terra (LUNA) dan juga UST yang mengalami crash, serta diikuti juga oleh bitcoin yang sudah kehilangan nilainya sebesar $30K, hal ini tentu saja berdampak pada ethereum terutama karena ethereum disimpan pada Celcius yang mana juga mengalami crash.

Baca Juga :  Startup Flip Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Meskipun NFT merupakan sebuah kelas aset yang terpisah dari crypto, akan tetapi NFT memiliki nilai terkait dengan crypto contohnya seperti ethereum. Dengan terjadinya hal tersebut tentu saja hal ini menyebabkan kepanikan terutama bagi para investor di bidang nft dan tidak sedikit juga yang kepanikan dan harus menjual aset mereka.

Dengan diadakannya event NFT NYC ini diharapkan para investor bisa lebih memahami mengenai keunikan serta nilai jual nft itu sendiri dan juga diprediksi bahwa pasar nft akan berangsur-angsur pulih untuk kedepannya hal ini tentu saja menjadi berita baik bagi para investor di bidang NFT.

(OR)