Yuk, Berkenalan dengan Strategi ACAPELA!

Saat ini sejumlah perusahaan rintisan (startup)
saling berkompetisi untuk menjadi yang terdepan yaitu raksasa bisnis
digital RI. Hal ini dapat dibuktikan dari studi terbaru International Data
Corporation (IDC) tahun 2019, dimana total pengeluaran suatu perusahaan dalak
rangka transformasi digital secara global akan mencapai Rp 28.000 triliun (USD
2 triliun) pada 2022 atau setidaknya mereka mengalokasikan 10% dari pendapatan
untuk mengeksekusi strategi digital sebagai investasi jangka panjang (Iskandar,
2019). Melihat peluang mengenai lanskap bisnis yang sedang berubah, salah satu
perusahaan konsultan teknologi dan agensi produk digital terbaik Indonesia Sagara
Technology
hadir menyediakan solusi end-to-end guna mendukung suatu
perusahaan dalam pengembangan informasi dan teknologi yang merata di seluruh Indonesia. 

 

Namun, dibalik kesuksesan perusahaan Sagara
Technology
ini terdapat suatu permasalahan yang harus segera diselesaikan
yaitu tingkat conversation rate yang rendah untuk dikonversi sebagai
penjualan (sales). Conversion rate dalam setiap perusahaan
memiliki peran penting untuk mengukur efektivitas sebuah kegiatan pemasaran
usaha yang nantinya akan berdampak pada peningkatan penjualan dan keuntungan
(Salem et al., 2019).  Menurut data riset melalui platform clutch
pada tahun awal tahun 2022 ini, Sagara Technology memiliki fokus service
lines
dan client focus yang lebih rendah dibandingkan kompetitornya
yaitu hanya sebesar 40% dari total pengeksekusian strategi marketing pada kelas
Midmarket yang berhasil mendapatkan peningkatan (awareness) dan
loyalitas dari seluruh pelanggan perusahaan. Sagara Technology memiliki
beberapa kompetitor yang termasuk dalam kategori moderate, yakni Kulkul,
Eyesimple, dan DotDesign (clutch.co, 2022).


sumber: Clutch B2B Rating & Reviews (2022)

Segmentasi Konsumen

Pada industri Start-up ini ada
beberapa bagian pasar yang ditargetkan, pada Sagara Technology sendiri
berfokus pada 3 pasar, yaitu Enterprise, Midmarket, dan Small
Business. 


sumber: Clutch B2B
Rating & Reviews
(2022)

 

Konsumen dari Sagara Technology ini
berfokus pada Enterprise 40%, Midmarket 35%, dan Small
Business
25%  dengan fokus industri tertinggi pada Financial
Services
40%, disusul Government 30%, Information Technology 15%,
e-commerce 10%, dan industri lain 5%.


 

Sumber: Clutch B2B Rating & Reviews Sagara Technology (2022)

 

Strategi ACAPELA

ACAPELA merupakan strategi sales funnel
marketing
yang terdiri dari Awareness, Consideration, Purchase, dan
Loyality
guna meningkatkan strategi pemasaran yang efektif untuk
meningkatkan conversion rate yang mengarah ke penjualan sehingga Sagara
Technology
dapat lebih unggul untuk dapat bersaing secara kompetitif kepada
kompetitor perusahaan serupa pada industri konsultan IT.

 

A (Awareness)

Awareness adalah skala pengetahuan
merek oleh seorang konsumen untuk mempengaruhi nilai jual produk atau jasa yang
disediakan oleh Sagara Technology. Pada bagian ini ada 2 fitur utama, yakni:

  1. Virtual Exhibition

Virtual Exhibition merupakan strategi
alternatif yang digagas untuk memberikan informasi dan menunjukan hasil proyek
secara realtime sehingga bagi calon konsumen baru bisa mengetahui
portofolio dari riwayat proyek dan mencari jasa tepat sesuai dengan kebutuhan
konsumen. Yang mana target dari fitur ini untuk memberikan pengalaman baru yang
unik sebagai media promosi untuk menarik minat calon konsumen potensial dengan
memanfaatkan landing page yang hanya khusus digunakan untuk kegiatan exhibition
dari Sagara Technology.


2.             
E-book/Guidebook

Buku elektronik yang
dibuat secara interaktif dan dapat diunduh secara gratis oleh user
dimana memuat informasi company history, product solution fit, customer
experience, pricelist,
serta awards secara lengkap agar memungkinkan
calon pengguna dapat mempertimbangkan penggunaan produk dan layanan dari Sagara
Technology

 

CA (Consideration)

Consideration adalah tahap calon
pelanggan  mulai mempertimbangkan produk dan layanan dari Sagara
Technology, kemudian membandingkannya dengan merek lainnya lalu mempelajari
lebih detail berbagai fitur dan manfaat yang ditawarkan.  Berikut ini
merupakan 3 strategi pemasaran guna meningkatkan ketertarikan calon konsumen
pada produk serta layanan Sagara Technology:

  1. CTA (Call to Action)

CTA merupakan elemen
berupa gambar/tulisan yang dapat mendorong pelanggan dan pengunjung website
untuk melakukan tindakan lebih. Hal ini penting sebagai upaya dalam
menghasilkan leads serta mengetahui data user persona secara
lebih spesifik.


2.             
Optimized Chat-widgets  (Automatic bot:
frequently asked questions)

Mengirimkan pesan
otomatis kepada para pengguna secara cepat tanpa perlu mengisi data persona
untuk bisa mendapatkan informasi FAQ (Frequently Asked Question) ataupun
jika calon konsumen kurang menerima informasi secara lebih mendetail, maka
layanan bot AI ini akan langsung dialihkan oleh customer service yang
siap melayani kebutuhan client secara responsif.


3.             
Push notification

Sebuah tools otomatis
yang dikirimkan kepada para calon pengguna dan pengguna aktif Sagara Technology
sebagai pemberitahuan terbaru guna meningkatkan keterlibatan pengguna yang akan
dikirim berupa pesan singkat tanpa  perlu membuka aplikasi/website resmi Sagara
Technology
untuk dapat membaca informasi.


4.             
Testimonials Success Stories

Menampilkan video serta
portfolio singkat berupa ulasan terkait dengan produk/layanan yang telah dibeli
oleh konsumen sebelumnya. Hal ini bertujuan agar calon pelanggan baru
mengetahui impact dan output yang dihasilkan apabila menggunakan
produk dan jasa dari Sagara Technology.

 

PE (Purchase)

Purchase  adalah tahapan customer
melakukan keputusan pembelian layanan atau produk dari Sagara Technology. Pada
tahap purchase faktor lain juga menjadi indikator sekaligus faktor
pendorong pelanggan melakukan pembelian, seperti kecepatan website, informasi
produk, informasi harga, dan kemudahan opsi pembayaran.

  1. Remarketing

Merupakan sebuah
strategi untuk menghubungkan kembali user yang pernah berinteraksi dengan 
Sagara Technology.  Melalui konten iklan relevan yang terotomatisasi
melalui bantuan Google Ads maupun Meta Ads sehingga dapat 
mengingatkan pengguna pasif untuk melakukan pembelian terhadap produk/layanan
yang sempat dipertimbangkan sebelumnya.


2.             
Cross Selling

Proses pemasaran yang
mengenalkan variasi produk atau layanan untuk mengarahkan pelanggan agar 
dapat membeli  selain barang utama yang mereka inginkan, namun juga masih
saling melengkapi satu sama lain, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak
alasan untuk membeli keduanya. 

 

LA (Loyalty)

Loyalty adalah tahapan customer telah memiliki
tingkat kepercayaan dan kesetiaan yang tinggi pada brand Sagara Technology.
Tingkat loyalitas customer berasal dari tingginya tingkat kepuasan customer
selama menggunakan produk dan layanan Sagara Technology yang dapat mendorong
customer melakukan pembelian berulang dan merekomendasikan brand ke customer
lain. 

  1. Exclusive Experiences

Strategi  apresiasi
dan penawaran fleksibilitas dalam membelanjakan membership poin untuk
mendapatkan layanan  eksklusif yang diberikan oleh perusahaan sebagai
ungkapan rasa terima kasih atas loyalitas mereka menjadi active buyers. Program
loyalitas ini nantinya akan menyesuaik

an  dengan apa yang pelanggan
inginkan tanpa menurunkan nilai manfaat yang diberikan oleh Sagara Technology.


2.             
Fitur After Sales

Fitur After Sales merupakanfitur
yang mengacu pada berbagai proses untuk dapat memastikan pembeli puas dengan
produk dan layanan yang dijual. Hal yang diharapkan dari perusahaan dari after
sales service
adalah pelanggan dapat merekomendasikan apa yang dibeli
kepada orang-orang yang dikenalnya (Word-of-Mouth).

 

Infografis ACAPELA


sumber: Sweet Escape
(2022), JNHV (2021), Gen Sindo (2021), Rifana Cake & Bakery (2022),
Tokobubuk (2020), Venngage (2020), Sagara Tech (2021), leanplum (2022),
Nullpress (2022), Accurate Online (2021)

 

Marketing Blueprint

Blueprint merupakan basic
integrity
suatu perusahaan, dimana dalam sebuah bisnis strategi blueprint
mencakup penetapan tujuan dan sasaran dari setiap pelaksanaan program,
karena fokus dari strategi ini agar  Adapun berikut merupakan rincian dari
Marketing Blueprint Strategi ACAPELA


Sumber: Kavak, B., Tunçel, N., & Özyörük, H.
(2019)

 

Referensi

 

Top Indonesia Custom Software Developers –
2022 Reviews | Clutch.co. (2022). Retrieved 12 May 2022, from
https://clutch.co/id/developers/leaders-matrix

 

Top Indonesia Custom Software Developers –
2022 Reviews | Clutch.co. (2022). Retrieved 12 May 2022, from
https://clutch.co/id/developers/leaders-matrix

 

Sharma, R. (2020). Study of Supervised
Learning and Unsupervised Learning. International Journal For Research In
Applied Science And Engineering Technology, 8(6), 588-593. doi:
10.22214/ijraset.2020.6095

 

Kavak, B., Tunçel, N., & Özyörük, H.
(2019). Do Small and Medium Sized Enterprises Have Their Unique Buying Behavior
Variables? — A Qualitative Approach. International Journal Of Trade, Economics
And Finance, 6(6), 283-289. doi: 10.18178/ijtef.2019.6.6.483